Influenza merupakan infeksi akut yang sangat menular. Influenza bisa menyerang semua golongan umur. Namun, lebih sering menyerang golongan umur terutama pada anak-anak. Angka kematian dan beratnya penyakit akibat influenza sering terjadi pada orang yang berusia lebih dari 65 tahun atau pasien yang menderita penyakit tertentu. Keadaan yang perlu diwaspadai adalah influenza dapat menurunkan daya tahan tubuh penderita, sehingga penderita akan mudah terinfeksi bakteri lain (infeksi sekunder)yang akan menimbulkan komplikasi. Komlikasi yang paling sering di temukan adalahpneumonia atau penyakit radang paru.
Bahaya akan komplikasi akan lebih parah jika terjadi pada anak-anak atau pasien yang menderita penyakit kronis.
Gejala influenza
Gejala yang khas yang timbul akibat influenza adalah gangguan keadaan umum dan gangguan pernafasan yang munculnya mendadak. Gangguan keadaan umum meliputi demam(umumnya demam tinggi atau suhu badan 38-40 c), nyeri otot(terutama bagiang punggung dan pinggang), sakit kepala, kelelahan yang luar biasa, batuk yang tidak produktif, nyeri tenggorokan, pilek, kadang2 mata gatal dan berair. Gejala lain berupa mual, muntah dan diare, umumnya terjadi pada anak2. Influenza akibat virus tidak sama dengan pilek akibat alergi.
Influenza merupakan self limited disease, artinya penyakit yang dapat sembuh sendiri seiring dengan pulihnya pertahanan tubuh alamiah, kecuali jika telah terjadi komplikasi. Pada sebagian besar orang, influenza akan sembuh sendiri, tetapi batuk dan kelelahannya bisa mencapai lebih dari 2 minngu. Pada orang yang sebelumnya sudah memiliki gangguan paru dan jantung, influenza dapat menyebabkan radang paru sekunder. Pada anak2, penyakit ini dapat menimbulkan panas tinggi. Bahkan 20% anak2 yang di rawat inap mengalami kejang akibat demam tinggi.
Penyebab dan cara penularan
Penyakit ini di sebabkan oleh myxovirus influenza. Virus ini menyerang sluran pernafasan danmengakibatkan peradangan. Terdapat 3 jenis virus influenza yaitu virus influenza A,B, dan C. gejala influenza mulai timbul setelah 24-48jam penderita terserang virus, gejala ini akan hilang setelah 3-5hari, sedangkan batuk dan kelelahan masih tetap. Pada anak2 suhu badan akan lebih tinggi dri orang dewasa.
Penurunan penyakit ini dapat melalui 2cara yaitu:
- Melalui pernafasan seperti: batuk, bersin, atau berbicara akan menyebar di udara.
- Melalui kontak jasmani seperti: bersentuhan (berjabat tangan, menyentuh badan2 yang tercemar virus kemudian menyentuh hidung dan mulut orang yang sehat.
Penanganan ketika terserang influenza
Sampai sakarang influenza belum ada obatnya. Peranan vitamin C dosis tinggi untuk menanggulangi influenza masih kontroversi.
Pengobatan influenza untuk pendrita yang tidak mengalami komplikasi sangat sederhana, dengan istirahat yang cukup dan menhentikan semua aktivitas olahraga , harus lebih banyak minum cairan dan makan2an bergizi. Cairan akan membantu menghilangkan cairan hidung yang keluar dan menghindari dehidrasi. Istirahat yang cukup untuk menyimpan tenaga untuk mengurangi kelelahan dan lemas. Mandi dengan air panas agar mengurangi rasa sakit pada otot.
Cara mencegah influenza
Virus influenza mudah menyebar keudara ketika penderita bersin atau batuk. Karena itu, penderita sebaiknya memaki masker agar tidak menular kepada orang sehat atao pakai tissue.
Agar terhindar dari serangan influenza, orang yang sehat sebaiknya mencuci tangan sesering mungkin. Usahkan untuk menghindari tempat yang sedan terjadi wabah influenza. Selain itu, sangat di anjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan cara melakukan olahraga dan diet seimbang.
Cara mencegah terjadinya influenza adalah dengan melakukan vaksinasi influenza. Orang yang sudah melakukan vaksinasi influenza bukan berarti terbebas sama sekali dari influenza. Melainkan bisa terserang tetapi lebih ringan dibandingka dengan orang yang tidak mendapat vaksinasi.
Advisory commite on immunization practices(ACIP) di amerika menyarankan untuk melakukan vaksinasi yang memiliki kategori sbb:
- Kelompok usia >65
- Kelompok usia 50-64
- Mereka yang tinggal bersama atau merawat penderita influenza
- Menderita kanker atau mendapat pengobatan yang menurunkan system kekebalan tubuh
Vaksinasi biasanya di berikan sebayak satu dosis vaksin. Anak2 di bawah umur 9thn yang belum pernah mendapat vaksinasi di beri dua dosis vaksin dalam selang waktu 1 bulan. Keunungan lain vaksinasi adalah bisa mengurangi resiko penyakit saluran pernafasan yang berhubungan dengan influenza, mengurangi resiko kematian atau perawatan di rumah sakit pada kelompok resiko tinggi.
Sekilas vaksin influenza
Vaksin influenza mengandung virus influenza tidak aktif atau virus yang dilemahkan sehingga tidak dapat menularkan penyakit. Vaksin ini diberikan secara suntikan intramuskuler . waktu yang optimal untuk memberikan vaksin adalah ketika mendekati musim hujan.
Pusat pencegahan penyakit di Amerika Serikat melaporkan bahwa dengan vaksinasi, resiko terkena influenza dapat diturunkan menjadi 60-80%. Selain dapat mencegah influenza, vaksinasi influenza juga memiliki keuntungan sebagai berikut:
- Menurunkan angka kejadian penyakit saluran pernapasanyang ada kaitannya dengan influenza
- Menurunkan angka kunjungan ke dokter
- Menurunkan angka perawatan di rumah sakit, bahkan kematian bagi yang beresiko tinggi
- Mencegah penyakit otitis media pada anak-anak
- Menurunkan angka ketidakhadiran karyawan ke kantor (cooper,2007)